Saya tidak yakin saya akan memakai ini tetapi headphone besar JLab anehnya menghibur

JLab

Saya tidak yakin apakah saya benar-benar akan berjalan-jalan dengan mengenakan ini, tetapi headphone besar JLab Blue XL telah tersangkut di kepala saya. Headphone yang luar biasa besar dan mustahil untuk diabaikan ini membuat Anda melakukan pengambilan ganda, seperti yang seharusnya. Menurut JLab, itu bukanlah headphone melainkan speaker Bluetooth yang dapat dipakai.

Sebuah sentuhan komikal di persimpangan antara teknologi dan mode, headphone raksasa ini praktis berteriak, “Saya di sini, begitu pula playlist saya!” Baik dikalungkan di leher Anda atau diletakkan di atas meja, mereka sulit untuk diabaikan, dan anehnya menawan.

JLab Blue XL: Teater yang Dapat Dipakai

Headphone XL biru dikalungkan di leher sebagai speaker yang dapat dipakai
JLab

Blue XL tidak halus, dan itulah intinya. Ukurannya sangat besar, dan pilihan keausannya tidak masuk akal. Anda dapat menggantungkannya di leher Anda seperti syal bertenaga audio… atau meletakkannya di atas meja dan membiarkannya memenuhi ruangan. Apa pun pilihannya, sistem speaker Bluetooth 2.0 saluran menghadirkan volume besar dan bass yang menggelegar.

Saya tidak dapat membayangkan ini menjadi pilihan headphone sehari-hari siapa pun. Mereka berat, sangat besar, dan sedikit konyol. Tapi entah kenapa, itulah yang membuat mereka menarik.

Pembicara Pesta Portabel: Besar, Keras, dan Konyol

Tampilan jarak dekat dari headphone JLab Blue XL Oversized
JLab

Jadi pada dasarnya ini adalah speaker Bluetooth yang dapat dipakai, dan teknologi telah membuktikannya. Di bawah kapnya, keduanya mengemas daya audio 30 watt, ditenagai oleh driver dinamis ganda 2,5 inci dan dua radiator pasif 2,5 inci. Itu cukup mengesankan dan membuatnya lebih keras daripada speaker Bluetooth pada umumnya.

Vokalnya juga menarik perhatian mereka. Berkat Signature EQ JLab, suara diperkuat dan bass dipompa. Idenya adalah membuat playlist kemenangan Anda terasa seperti momen stadion pribadi. Bahkan memiliki masa pakai baterai 20+ jam dan pengisian daya cepat 10W. Namun, jika boleh jujur—kepraktisan bukanlah daya tariknya di sini.

Saat Teknologi Bertemu Mode Absurd

Tidak, saya tidak bisa berpura-pura bahwa ini praktis seperti headphone sehari-hari—ini adalah contoh utama dari teknologi yang aneh. Tapi itu juga yang membuat mereka menarik. JLab telah mengubah speaker Bluetooth yang fungsional menjadi pernyataan fesyen yang dapat dikenakan, dan sulit untuk tidak mengagumi keberaniannya.

Mereka lucu, lantang, dan sangat konyol—jenis gadget yang membuat Anda berhenti sejenak, tertawa, dan bahkan mungkin membayangkan dunia di mana speaker yang dapat dikenakan sedang menjadi tren.

Skenario Menyenangkan (atau Hanya Menertawakan Idenya)

Pintu Belakang & Pesta: Semua orang mendengar musik Anda, tidak perlu speaker tambahan.

MVP Hari Pertandingan: Sempurna untuk merayakan kemenangan, segar dari Birmingham Bowl.

Meja atau Pajangan Ruangan: Letakkan di atas meja—dapat berfungsi ganda sebagai sistem suara mini portabel.

Hadiah atau Kostum Gag: Berlebihan dan menyenangkan dengan harga $100, sangat cocok untuk pencari hadiah baru.

Kelebihan

  • ✅ Suara besar 30W dalam bentuk yang dapat dikenakan
  • ✅ Daya tahan baterai hingga 20 jam + pengisian cepat
  • ✅ Sempurna untuk pesta, olahraga, atau tampilan baru

Kontra

  • ❌ Terlalu besar untuk ukuran headphone biasa
  • ❌ Gayanya berani dan jelas tidak halus

Pikiran Terakhir

Saya mungkin tidak akan pernah memakai ini. Namun jika Anda suka membuat pernyataan, headphone Blue XL JLab adalah headphone yang dapat Anda dengar dari seberang ruangan. Mereka dapat dipakai, sangat menyenangkan, berteknologi. Jika Anda menyukai perlengkapan yang berfungsi ganda sebagai pembuka percakapan—atau hanya menginginkan gadget yang konyol namun fungsional—anehnya Anda mungkin akan terhibur.

Dapatkan selagi bisa—karena ketika desain aneh dipadukan dengan volume, headphone baru ini tidak akan hilang begitu saja.

Lauren telah menulis dan mengedit sejak 2008. Dia suka bekerja dengan teks dan membantu penulis menemukan suara mereka. Saat dia tidak sedang mengetik di depan komputer, dia memasak dan bepergian bersama suami dan dua putrinya.