CES 2026: Mengapa OLLO membuat saya memikirkan kembali kegunaan robot rumahan

Kredit Gambar: Ollobot

Robot rumahan semakin meningkat, dan CES 2026 menunjukkan prototipe yang luar biasa. Di Las Vegas, beberapa robot bekerja sendiri alih-alih mengikuti rutinitas yang telah ditentukan atau dikendalikan dari jauh—tidak ada “tali panjang” di sini, Optimus Tesla! Robot melipat cucian, menuangkan kopi, tapi ada satu yang menonjol. OLLO Ollobot bukan hanya tentang melakukan pekerjaan rumah; itu berfokus pada menyebarkan getaran baik dan, jika Anda terbuka untuk itu, menjadi bagian dari keluarga Anda.

Suatu hari, saya menulis tentang Tombot dan robot anak anjingnya, Jennie, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup orang lanjut usia. Kini, OLLO, robot unik mirip alien, siap melakukan rutinitas Anda dan mengabadikan momen penting sendiri—tidak perlu perintah.

Desain

Desain Ollobot OLLO
Kredit Gambar: OLLOBOT

OLLO hadir dalam dua versi—OlloNi S1 (650 × 434 × 343 mm) dengan leher pendek dan OlloNi L1 (1200–660 × 434 × 343 mm) dengan leher panjang. Masing-masing terasa seperti hewan peliharaan cyber yang kabur dengan pesona yang nyata. Keduanya memiliki bulu, dan S1 dapat meregangkan lehernya untuk berburu kunci atau bermain jerapah. Saya melihat L1 sebagai kembaran Scrat dari Ice Age. Selain itu, OLLO mengembangkan kepribadian dari waktu ke waktu, yang menambah pesona ekstra (lebih lanjut tentang itu di bawah).

Pilih L1 atau S1 dan Anda akan mendapatkan hewan peliharaan cyber kecil yang berputar di atas roda, bukan di atas kaki. Ia menggelinding dengan roda, bukan dengan kaki. Detail itu terasa seperti daya tarik utama bagi saya. Saya merindukan bagian kaki, karena dapat menambah kesenangan dan meningkatkan getaran Scrat.

Fitur

LG menghadirkan robot humanoid beroda ke lantai dengan CLOiD, mesin yang bisa membuat sarapan. Namun di CES 2026, saya mendapati diri saya tertarik pada ide-ide yang terasa asing. OLLO menarik saya karena tidak berfungsi seperti peralatan sama sekali. Sebaliknya, ia bertindak lebih seperti hewan peliharaan, bertujuan untuk menjalin hubungan emosional melalui kontak mata dan suara lucu daripada daftar tugas.

Fokus emosional itulah yang membentuk cara OLLO berkomunikasi. Daripada mengandalkan kalimat lengkap, ia mengekspresikan dirinya melalui bahasa tubuh—gerakan leher kecil, isyarat wajah yang halus, dan rangkaian suara nonverbal. Ucapan muncul hanya ketika momennya benar-benar diperlukan, sebuah pilihan yang menjauhkan pengalaman dari alat berbicara. OLLO juga membaca nada suara, gerakan, dan pola interaksi untuk merasakan suasana hati dan energi, lalu mengubah perilakunya agar sesuai. Ia mungkin tetap dekat dan bergerak perlahan, atau meledak dalam kegembiraan ketika momennya dirasa tepat.

Memori inilah yang membuat OLLO bersinar. Robot ini mengidentifikasi momen yang dianggap bernilai tinggi—ulang tahun, pertemuan kelompok, dan kemenangan besar—dan mulai mengambil foto dan video sendiri. Saya menikmati kurangnya kontrol manual, karena bidikan terbaik sering kali datang secara kebetulan. Seiring waktu, OLLO mengenali setiap anggota keluarga, mempelajari kebiasaan, dan mengembangkan kepribadian.

Di dalamnya, OLLO berjalan sebagai komputer AI mandiri dengan kamera, mikrofon, dan memori internal. Memori tersebut diwujudkan sebagai “hati” di bawah sayapnya yang lembut dan berbulu, yang mengutamakan privasi pada saat banyak produk AI bergantung pada cloud. Jika tubuh robotnya rusak, hewan peliharaan cyber keluarga itu tetap menyimpan masa lalunya. Tubuh baru dapat mewarisi hati lama dan meneruskannya.

Harga dan ketersediaan

Dari apa yang dikatakan berbagai sumber, OLLO seharusnya memerlukan biaya $1.200 hingga $2.000 berdasarkan ukuran, dengan aksesori dan pakaian yang mendatangkan pendapatan tambahan. Kampanye Kickstarter internasional mungkin muncul sekitar musim panas.

Sebelum kamu pergi

CES 2026 memperjelas bahwa robot rumahan tidak lagi hanya sekedar efisiensi—mereka mulai mengeksplorasi emosi, kehadiran, dan persahabatan. OLLO tidak mencoba untuk menggantikan rutinitas Anda, melainkan mencoba melakukan hal tersebut, mempelajari siapa Anda dan bagaimana hari-hari Anda berjalan.

Saya dapat melihat diri saya melakukan pemanasan terhadap robot seperti OLLO, bukan karena apa yang dilakukannya, namun karena bagaimana perasaan Anda saat berada di dekatnya. Jika Anda terbuka terhadap hubungan seperti itu, OLLO menyarankan masa depan di mana robot bukanlah alat yang Anda perintahkan, namun karakter yang Anda jalani. Dan perubahan tersebut mungkin merupakan peningkatan yang paling aneh—dan paling menarik—dari semuanya.

Grigor Baklajyan adalah copywriter yang meliput teknologi di Gadget Flow. Kontribusinya meliputi ulasan produk, panduan pembelian, artikel petunjuk, dan banyak lagi.